Pilih Bahasa

Prodi Budidaya Perairan

Mahasiswa Akuakultur UBB Menjadi Peneliti dan Presenter dalam Seminar internasional InCoBIFS

Raihan Aliefani Alfian, Merupakan mahasiswa Jurusan Akuakultur Universitas Bangka Bellitung sekaligus sebagai Peneliti di Bidang Bidiversitas dan Konservasi Ikan Endemik Bangka Belitung. Tidak tanggung-tanggung, saat ini Raihan tergabung dalam Research kolaborasi Nasional dan Internasional. Hasil Research kolaborasi tersebut diimplementasikan oleh Raihan dalam bentuk Artikel Ilmiah dan dipresentasikan juga dalam Seminar Internasional InCoBIFS “The 3rd of International Conference on Biotechnology and Food Sciences with the theme of Fish for better nutrition: the role of biotechnology in the quality fishery product development”. Seminar Internasional ini di adakan oleh Universitas Airlangga pada Tanggal 31 Oktober 2023 lalu.

Dengan topik research dan penelitian di bidang Fisheries and Biotechnology, Raihan Aliefani Alfian, memaparkan hasil penelitian kolaborasinya dengan judul “DNA Barcoding of the Endemic Freshwater Catfish Encheloclarias tapeinopterus (Bleeker, 1853) (Siluriformes:Clariidae) from Bangka Island, Indonesia”. Encheloclarias tapeinopterus sendiri merupakan ikan kelik Endemik asal Pulau Bangka yang saat ini berstatus Vulnerable (VU). Penambangan Timah terbuka dan aktifitas manusia yang merusak lingkungan menjadi salah satu penyebab ikan ini mulai terancam di alam liar.

Dalam penelitiannya, Raihan Aliefani Alfian memaparkan Barcode DNA pertama dari Ikan Kelik Encheloclarias tapeinopterus berdasarkan gene Cytochrome C oxidase Subunit I (COI). Hasil penelitian ini akan menjadi acuan untuk identifikasi spesies berbasis genetik dan sebagai landasan untuk penelitian lanjutan seperti analisis keragaman genetika dan laju evolusi spesies.

Sebagai “Research Kolaborasi”,  Universitas bangka Belitung berkolaborasi dengan berbagai Institusi nasional dan Internasional seperti Universitas Putra Malaysia, Universitas Indonesia, Universitas Brawijaya, Universitas Airlangga, Yayasan Ikan Endemik Bangka Belitung, Universitas Muhammadyah Luwuk banggai dan PoltekKP Jembrana-Kementerian Kelautan dan Perikanan Indonesia. Pada dasarnya  penelitian dan publikasi ini didanai penuh oleh PT Timah Tbk (Pangkal Pinang, Indonesia) melalui divisi HSE tahun 2023.

Penulis: Fitri Sil Valen

Komentar