Penyu air tawar Asia menghadapi resiko perdagangan satwa liar, akibatnya penyu air tawar mengalami penurunan populasi regional secara besar-besaran. Hal ini diperparah oleh tingkat reproduksi mereka yang lambat dan hilangnya habitat alaminya. Penyu air tawar, Siebenrockiella crassicollis , adalah spesies terancam punah yang tersebar di seluruh Asia Tenggara. Ini adalah salah satu penyu air tawar yang paling diminati di pasar hias internasional, karena memiliki makna budaya dan agama dalam agama Buddha.
Deforestasi, polusi, dan perluasan kota telah menyebabkan hilangnya habitat di seluruh wilayah spesies. Selain itu, S. crassicollis sering terperangkap di habitat sungai berarus lambat. Ia sering tertangkap secara tidak sengaja karena habitatnya termasuk daerah penangkapan ikan. Seperti kebanyakan kura-kura air tawar, S. crassicollis terdaftar sebagai spesies yang Terancam Punah menurut Daftar Merah IUCN.
Distribusi global spesies ini meliputi Myanmar selatan, Dataran Tinggi Khorat Thailand, Kamboja, Vietnam selatan, Sarawak barat, Malaysia, Kalimantan selatan, Indonesia, Semenanjung Malaysia, dan beberapa wilayah Indonesia lainnya seperti Sumatera dan Jawa Barat. Dari hasil ekspesidi di Kepulauan Belitung tahun 2023, peneliti Universitas bangka Belitung “Fitri Sil valen” dan peneliti Universitas Airlangga “ Veryl Hasan dan Sapto Andriyono” serta peneliti Inggris “Josie South” menemukan S. crassicollis. Satu ekor spesimen hidup S. Crassicollis telah ditemukan di Sungai Cerucuk (02°47ʹ20ʺLS, 107°40ʹ02ʺBT), Kecamatan Tanjung Pandan, Kabupaten Belitung, Provinsi Bangka Belitung , Indonesia.
Penemuan S. crassicollis di Sungai Cerucuk, Kabupaten Belitung merupakan penemuan pertama spesies ini untuk Pulau Belitung. Mengonfirmasi dan memperbarui catatan baru tentang penyu air tawar yang terancam punah sangat penting karena telah terjadi penurunan genera yang luas di Asia. Informasi ini nantinya akan mendukung mengembangkan kebijakan dan undang-undang untuk melindungi spesies ini dari ancaman. Terutama karena status IUCN Terancam Punah didasarkan pada populasi dan rentang S. crassicollis yang diketahui.
Informasi lebih lanjut dapat dilihat pada https://checklist.pensoft.net/article/106741/
Refrence
Hasan V, South J, Valen FS, Andriyono S (2023) Endangered Black Marsh Turtle, Siebenrockiella crassicollis (Gray, 1831) (Reptilia, Testudines, Geoemydidae): distribution extension and first record from Belitung Island, Indonesia. Check List 19 (4): 505–508.
(Penulis: Fitri Sil Valen, M.P)
