Barbodes binotatus atau dalam bahasa Inggris disebut spotted barb, merupakan ikan dari kelas Actinopterygii, ordo Cypriniformes, anggota famili Cyprinidae, dari genus Barbodes (Jenkins et al., 2015). Cyprinidae merupakan keluarga ikan air tawar terbesar, mencakup 220 genus dan 2.420 spesies di seluruh dunia (Karahan & Ergene, 2010). Barbodes binotatus merupakan salah satu jenis ikan air tawar yang terdapat di perairan Pulau Bangka dan dimanfaatkan sebagai ikan hias maupun ikan konsumsi. Pulau Bangka, yang dikenal dengan keindahan alam dan kekayaan hayatiny, menyimpan salah satu spesies ikan yang menarik untuk diteliti yaitu Barbodes binotatus. Dalam upaya untuk lebih memahami spesies ini dan menjaga kelestariannya, para peneliti telah memulai proyek ekstraksi DNA barcoding yang menarik.
DNA Barcode merupakan suatu teknik identifikasi spesies, aplikasinya mirip dengan teknologi pemindaian barcode pada produk komersial. Gen pengkode protein yang digunakan untuk identifikasi spesies ikan adalah gen Cytochrome C Oxidase Subunit 1 (COI). Gen COI merupakan sekuen gen pendek yang dipilih diantara banyaknya gen yang digunakan sebagai gen standar identifikasi khusus untuk spesies hewan berbasis DNA Barcode (Zein, 2007). Dalam hal ini, Barbodes binotatus dari Pulau Bangka menjadi subjek utama penelitian yang akan diisolasi dan dianalisis untuk mengungkapkan keragaman genetik yang ada dalam populasi ikan ini. Dengan memiliki data DNA yang jelas, peneliti dapat mengidentifikasi spesies Barbodes binotatus secara lebih akurat bahkan dalam situasi di mana spesies ini mirip dengan spesies lain.
Perlindungan dan Konservasi Informasi genetik yang diperoleh dapat digunakan untuk mengembangkan strategi perlindungan dan konservasi yang lebih efektif, membantu melindungi populasi ikan ini dan habitatnya. Memahami perubahan populasi data DNA juga dapat membantu memahami bagaimana populasi Barbodes binotatus telah berubah seiring waktu dan bagaimana hal itu dapat mempengaruhi ekosistem lokal. Proyek ekstraksi DNA barcoding Barbodes Binotatus ini adalah langkah penting dalam melindungi keanekaragaman hayati Pulau Bangka. Informasi yang diperoleh akan menjadi landasan bagi upaya konservasi yang berkelanjutan membantu menjaga ekosistem laut yang indah dan berharga tersebut.
Oleh : Ufi Ayu Wulandari
