Kepulauan Bangka Belitung merupakan salah satu provinsi di Indonesia yang bersebelahan dengan Sumatera Selatan. Sebagai provinsi Kepulauan tentunya memiliki sumber daya alam yang sangat melimpah baik itu hayati dan non hayati. Selain memiliki tambang timah terbesar, kepulauan Bangka Belitung juga menyimpan banyaknya keberagaman hayati yaitu Ikan. Ikan terbagi kedalam 3 sumber air yaitu ikan air tawar, payau dan laut. Salah satu contoh Ikan air tawar yang ada di Kepulauan Bangka Belitung khususnya di pulau Bangka adalah ikan lais.
Ikan Lais memiliki nama latin Cryptopterus sp. Ikan Lais merupakan ikan yang masuk ke family Siluridae dan memiliki sifat toleran pada kondisi air dengan oksigen rendah (Suryana, E et al., 2015). Ikan Lais di Pulau Bangka bisa ditemui di sungai atau kolong di sekitarnya. Mahasiswa jurusan Akuakultur universitas Bangka Belitung melakukan kegiatan penangkapan di Jadda Bahrin, Balunijuk mendapatkan spesies ikan Lais yang berjumlah 8ekor. Keberadaan ikan Lais seiring berjalannya waktu bisa mengalami kepunahan. Oleh karena itu diperlunya kegiatan domestikasi dan budidaya. Akan tetapi saat ini belum ada kegiatan budidaya ikan Lais yang dilakukan, salah satu penyebab nya karena ikan Lais di Pulau Bangka kurang memiliki nilai ekonomis
Di luar daerah pulau Bangka Belitung ikan Lais memiliki nilai ekonomis yang cukup penting. Ikan ini dijual dalam bentuk segar dan berupa produk olahan yaitu ikan asap (salai). Berbanding terbalik di pulau Bangka, harga jual ikan Lais masih sangat rendah. Di desa Paya benua kecamatan Mendo Barat kabupaten Bangka ikan Lais segar dijual dengan harga kisaran Rp 10.000 - Rp 15.000 per kg. Artinya ikan Lais memiliki potensi nilai ekonomis jika dibuat menjadi bahan olahan ikan berupa ikan asap atau salai (Lestari, D et al., 2021).
Pengembangan usaha budidaya dan juga produk olahan ikan asap bisa dilakukan oleh masyarakat setempat yang seiring berjalannya waktu bisa meningkatkan nilai ekonomis ikan Lais sendiri. Ide ini bisa diarahkan kepada unit UMKM sehingga bisa meningkatkan produktivitas ikan Lais di Pulau Bangka
Oleh: Ipung Hidayat,
Mahasiswi jurusan Akuakultur universitas Bangka Belitung
